SATU KELUARGA TEWAS DI GEMPOL, DUA TRUK DIDUGA KABUR, ANGKA KECELAKAAN PASURUAN JADI SOROTAN

waktu baca 2 menit
Senin, 21 Sep 2026 17:03 8 Totok Wahyono

PASURUANKecelakaan maut kembali mengguncang Kabupaten Pasuruan. Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan seorang balita berusia dua tahun dilaporkan tewas dalam kecelakaan di Jalan Raya Surabaya–Malang, Kecamatan Gempol, Senin (21/9/2026).

Tragedi tersebut terjadi ketika kendaraan yang ditumpangi satu keluarga itu dilaporkan tersenggol kendaraan truk yang melintas. Benturan kemudian berujung fatal hingga menyebabkan tiga orang dalam satu keluarga meninggal dunia.

Peristiwa ini semakin menjadi perhatian lantaran terdapat informasi bahwa dua truk yang diduga terlibat dalam kecelakaan meninggalkan lokasi kejadian.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi kecelakaan, kendaraan yang terlibat, serta identitas pengemudi yang diduga meninggalkan lokasi.

 

Delapan Kecelakaan dalam Sehari

Kasus maut di Gempol tersebut terjadi di tengah sorotan terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Satlantas Polres Pasuruan mencatat sedikitnya delapan kejadian kecelakaan lalu lintas dalam satu hari di sejumlah titik wilayah Kabupaten Pasuruan.

Tingginya angka tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat, terutama terkait keselamatan pengguna jalan di sejumlah jalur yang selama ini dikenal memiliki tingkat kerawanan kecelakaan.

Program sosialisasi keselamatan berkendara yang selama ini dilakukan juga kembali menjadi perhatian. Publik mempertanyakan sejauh mana sosialisasi tersebut mampu mendorong perubahan perilaku pengguna jalan dan menekan angka kecelakaan.

Namun demikian, angka dan tren kecelakaan perlu dibaca berdasarkan data resmi, periode pencatatan, serta klasifikasi masing-masing kejadian agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.

 

Polisi Diminta Ungkap Secara Terang

Masyarakat berharap penyelidikan terhadap kecelakaan maut di Gempol dapat segera mengungkap seluruh rangkaian kejadian, termasuk kendaraan yang diduga terlibat dan keberadaan pengemudinya.

Pengungkapan kasus secara transparan dinilai penting, terlebih kecelakaan tersebut merenggut tiga nyawa sekaligus dalam satu keluarga.

Di sisi lain, evaluasi terhadap titik-titik rawan kecelakaan di Kabupaten Pasuruan juga menjadi pekerjaan penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Catatan redaksi: Informasi mengenai kronologi, kendaraan yang terlibat, dan jumlah kecelakaan masih bersumber dari laporan awal dan memerlukan konfirmasi resmi dari pihak berwenang. (tofa)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA