Keajaiban Terapi ‘Jari Sakti’ Aiptu Affan, Harapan Baru Warga Stroke di Pabean Cantikan

waktu baca 2 menit
Jumat, 6 Nov 2026 05:21 34 Totok Wahyono

SURABAYA – Harapan baru bagi kesembuhan penyakit stroke kini hadir di tengah masyarakat melalui metode pengobatan alternatif dan supranatural. Salah satu kisah sukses yang menyedot perhatian adalah kesembuhan luar biasa yang dialami oleh M. Malik, seorang warga Jalan Waspada, Kelurahan Bongkaran, Surabaya. Setelah sempat kehilangan kemampuan berjalan akibat serangan stroke, kini ia dapat kembali melangkah berkat metode terapi “Jari Sakti” yang diinisiasi oleh Aiptu Affan Hermasyah.

Aiptu Affan Hermasyah bukan sekadar seorang terapis. Ia adalah sosok polisi Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Pabean Cantikan. Di sela-sela tugas rutinnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, ia mendedikasikan waktu dan energinya untuk menolong warga yang sakit melalui pendekatan pengobatan alternatif spiritual secara penuh keikhlasan.

Berikut adalah data klinis perkembangan pasien yang dihimpun oleh redaksi :

• Nama Pasien: M. Malik

• Alamat: Jl. Waspada Gang 2 No. 20, RT 03 / RW 04

• Kelurahan: Bongkaran

• Kecamatan: Pabean Cantikan, Kota Surabaya

• Awal Terapi: September 2026

• Progres Sembuh: November 2026

Perjalanan Menuju Kesembuhan

Sebelum menjalani terapi, kondisi M. Malik tergolong berat. Serangan stroke membuat fisiknya lumpuh total pada bagian motorik bawah, sehingga ia sama sekali tidak bisa berjalan dan hanya bisa bersandar pada kursi roda untuk beraktivitas sehari-hari.

Namun, keajaiban pengobatan alternatif itu mulai tampak setelah ia rutin menjalani terapi “Jari Sakti” Ayah Affan sejak September lalu. Hanya dalam kurun waktu sekitar dua bulan, stimulasi saraf dan energi supranatural yang disalurkan melalui jari-jari tangan Aiptu Affan membuahkan hasil yang signifikan.

Saat ditemui pada Jumat (06/11/2026), perwakilan keluarga M. Malik menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam atas mukjizat kesembuhan ini.

“Kami pihak keluarga sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya. Sudah ada perkembangan luar biasa, sekarang sudah bisa jalan kembali. Padahal awalnya sama sekali tidak bisa jalan dan hanya mengandalkan kursi roda,” ujar salah satu anggota keluarga Malik dengan mata berkaca-kaca.

Pihak keluarga meyakini bahwa kesembuhan ini merupakan perpaduan antara ikhtiar, keikhlasan sang polisi, dan rida Ilahi.

“Atas izin Tuhan Allah SWT, lewat perantara tangan Jari Sakti Ayah Affan, Alhamdulillah puji syukur keluarga kami sudah bisa berjalan normal kembali,” tutupnya mengakhiri wawancara.

Kisah Aiptu Affan Hermasyah menjadi bukti nyata bagaimana pendekatan pengobatan alternatif yang dilakukan dengan hati dan ketulusan mampu memberikan dampak medis yang nyata, sekaligus mempererat hubungan humanis antara Polri dan masyarakat di wilayah Pabean Cantikan. (tofa)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA