Gerak Cepat TP PKK Sidoarjo Mengurai Lonjakan Harga Lewat Pasar Rakyat Komunitas

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Jul 2026 05:02 26 Totok Wahyono

SIDOARJO – Alun-alun Sidoarjo mendadak riuh sejak pagi buta, Minggu (19/7/2026). Ratusan warga tampak antusias merapatkan barisan, larut dalam gerakan senam bersama yang enerjik. Kemeriahan ini menandai dibukanya Gebyar Pasar Rakyat Komunitas Bahan Pokok, sebuah inisiatif taktis untuk menyiasati lonjakan harga pangan.

Acara resmi dibuka oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, didampingi Sekretaris Daerah Fenny Apridawati, serta Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo.

Gelaran yang diinisiasi oleh Paguyuban Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Sidoarjo ini menjadi bukti nyata sinergi lokal dalam menjaga stabilitas isi dompet warga. Di pasar rakyat ini, masyarakat bisa memborong minyak goreng kemasan 2 kg, beras premium 5 kg, hingga gula pasir 1 kg dengan harga yang miring di bawah pasar.

Ketua TP PKK Sidoarjo, Sriatun Subandi menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen penuh mengawal stabilitas harga pangan di tingkat akar rumput.

“Masyarakat Sidoarjo tidak perlu panik menghadapi kenaikan harga. Pemerintah hadir lewat program nyata. Kami menggandeng KDMP agar kebutuhan dapur warga tetap aman dengan harga yang sangat terjangkau,” ujar Sriatun menenangkan.

Ia membeberkan, saat ini sudah ada 68 KDMP di Sidoarjo yang aktif beroperasi dengan pertumbuhan usaha yang menjanjikan. Sriatun menantang pengurus koperasi untuk tidak sekadar musiman, melainkan konsisten melayani kebutuhan harian warga.

“KDMP harus terus semangat. Jaga harga agar tetap kompetitif setiap hari. Kalau pelayanan bagus dan murah, masyarakat pasti kepincut dan menjadikan koperasi sebagai pilihan utama,” imbuhnya.

Ia juga meminta KDMP memperkuat kolaborasi lintas sektor, mulai dari Dinas Koperasi hingga Dinas Pangan dan Pertanian. “Lewat pasar rakyat ini, perputaran ekonomi UMKM jalan, kuliner lokal laku, dan warga pulang bawa bahan pokok murah. Semoga membawa berkah untuk Sidoarjo,” harapnya.

Manfaat instan ini langsung dirasakan oleh Sunarti, salah satu warga yang ikut mengantre sejak pagi. Baginya, pasar murah ini adalah penyelamat di tengah melambungnya harga sembako.

“Sangat membantu pengeluaran dapur. Matur nuwun Pemkab Sidoarjo sudah bikin pasar murah ini. Kalau bisa, acara seperti ini rutin diadakan karena efeknya langsung terasa ke dompet kami,” ungkap Sunarti sembari tersenyum lega. (tofa)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA