Wagub Fadhlullah Minta Hasil Muzakarah Ulama Aceh Segera Jadi Pedoman Warga

waktu baca 2 menit
Minggu, 27 Sep 2026 16:42 29 Totok Wahyono

ACEH TIMUR — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah meminta hasil pembahasan Muzakarah Ulama Se-Aceh Ke-XV ke-15 dijadikan pedoman dan pencerahan konkret bagi kehidupan sehari-hari masyarakat Serambi Mekah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan muzakarah di Kompleks Dayah Bustanul Huda, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Minggu 27 September 2026.

Pertemuan keagamaan akbar yang dihadiri sekitar 2.500 jemaah dan santri ini digelar bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Fadhlullah menekankan pentingnya sinergi yang kokoh antara umara (pemerintah) dan ulama untuk menjaga perdamaian dan kemajuan Aceh.

Muzakarah kali ini mengupas tuntas isu-isu krusial keagamaan yang sedang berkembang di tengah umat, mulai dari bidang tauhid, hukum wakaf, zakat, tasawuf, faraidh, hingga manajemen haji. Diskusi dipandu oleh Tgk. H. Abdul Manan (Abu Blang Jruen).

Sederet ulama sepuh Aceh turut hadir, seperti Abu Paya Pasi, Abi Jafar Lhoknibong, Waled NU, Ayah Cot Trueng, Abi di Bayu, hingga Abah Sarah Teube. Dari jajaran pejabat, hadir pula perwakilan Pangdam Iskandar Muda Kolonel Arm Arief Darmawan, anggota DPD RI Azhari Cage, Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto, dan Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Fiska Bagus Tri Sunaryanto.

Dandim Aceh Timur Letkol Inf Fiska Bagus menyebut kehadiran aparat kemanan bukan sekadar formalitas pengamanan, melainkan bentuk komitmen menjaga iklim kondusif religius di wilayahnya. “TNI terus berkolaborasi bersama ulama untuk moralitas kebersamaan dan stabilitas wilayah,” tutur Fiska.

Hingga akhir pembacaan doa oleh Abu Paya Pasi, agenda keagamaan se-Aceh ini dilaporkan berjalan aman dengan pengawalan terpadu TNI, Polri, dan Satpol PP. (ksdyno)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA