Silaturahmi dan Arisan AMP Jadi Ruang Bertukar Pendapat, Bahas Keluh Kesah Masyarakat di Tengah Gejolak Ekonomi

waktu baca 2 menit
Senin, 21 Sep 2026 16:19 20 Totok Wahyono

SURABAYA — Aliansi Masyarakat Perantau (AMP) kembali menggelar kegiatan silaturahmi dan arisan sebagai ajang mempererat hubungan antaranggota sekaligus menjadi ruang untuk bertukar pikiran mengenai berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, para anggota AMP tidak hanya berkumpul untuk bersilaturahmi dan mengikuti kegiatan arisan, tetapi juga saling menyampaikan pandangan, pengalaman, serta keluh kesah terkait kondisi ekonomi yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Berbagai persoalan menjadi bahan pembicaraan, mulai dari meningkatnya kebutuhan hidup, daya beli masyarakat, kondisi usaha kecil, hingga tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat perantauan.

Menurut keterangan Ketua Umum AMP yakni H. Holis, Senin (21/09/2026) mengatakan, Suasana pertemuan berlangsung secara kekeluargaan. Masing-masing peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat maupun pengalaman yang mereka rasakan. Perbedaan pandangan pun menjadi bagian dari diskusi untuk saling memahami kondisi dan mencari gagasan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Silaturahmi ini bukan sekadar berkumpul dan arisan. Kami ingin menjadikannya sebagai ruang untuk saling mendengar, bertukar pengalaman dan menyampaikan apa yang dirasakan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan,” ujarnya.

Menurutnya, komunikasi dan kebersamaan antaranggota menjadi hal penting agar berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat dibicarakan secara terbuka dan konstruktif.

Selain membahas kondisi ekonomi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas serta rasa persaudaraan di antara masyarakat perantauan yang tergabung dalam AMP,” lugas Holis.

AMP berharap kegiatan silaturahmi, sambung kata Holis, dan tukar pendapat seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai masukan dari anggota dapat menjadi bahan pemikiran bersama dalam melihat persoalan masyarakat sekaligus mencari solusi yang memungkinkan untuk dilakukan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan arisan dan ramah tamah dalam suasana penuh keakraban,” katanya.

Masih lanjut kata Holis, Aliansi Masyarakat Perantau (AMP) berkomitmen menjadikan kegiatan silaturahmi sebagai salah satu sarana memperkuat persaudaraan, komunikasi, dan kepedulian sosial antaranggota serta masyarakat.

“Melalui kegiatan tersebut, AMP ingin mempertahankan semangat kebersamaan di antara masyarakat perantauan. Silaturahmi, menurut organisasi tersebut, bukan hanya tentang bertemu, tetapi juga tentang menyediakan ruang untuk saling mendengar dan memahami kondisi satu sama lain,” tegasnya.

Ketum AMP menambahkan, Di tengah berbagai dinamika ekonomi dan sosial, ruang diskusi seperti ini diharapkan dapat menjadi tempat lahirnya gagasan-gagasan yang konstruktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas H. Holis. (tofa)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA