Permudah Akses Warga, RSUD Sidoarjo Barat Hadirkan Fasilitas Cuci Darah Dekat Rumah

waktu baca 3 menit
Selasa, 15 Sep 2026 12:34 16 Totok Wahyono

SIDOARJO — Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P., secara resmi meresmikan Gedung Pelayanan Instalasi Dialisis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo Barat (Sibar), Selasa (15/9/2026). Kehadiran fasilitas medis anyar ini diproyeksikan untuk mendekatkan serta mempermudah akses pelayanan kesehatan cuci darah bagi masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah Sidoarjo bagian barat.

Dalam sambutannya, Wabup Mimik mengapresiasi penuh terealisasinya fasilitas kesehatan yang telah lama dinantikan oleh masyarakat tersebut. Menurutnya, dengan beroperasinya instalasi ini, warga di kawasan barat Sidoarjo tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan prosedur dialisis rutin.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya sangat mengapresiasi hadirnya layanan ini. Sekarang, masyarakat Sidoarjo, khususnya di wilayah barat, sudah tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan pelayanan dialisis atau cuci darah,” ujar Mimik di hadapan tamu undangan.

Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas ini terlihat jelas dari data pendaftaran pasien. Tercatat sebanyak 30 pasien telah mendaftarkan diri untuk mendapatkan layanan dialisis di RSUD Sidoarjo Barat.

Pada kesempatan yang sama, Mimik menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang berkolaborasi dalam mewujudkan fasilitas tersebut, mulai dari jajaran RSUD Sidoarjo Barat, Dinas Kesehatan Sidoarjo, BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) Jawa Timur, hingga para tenaga kesehatan. Prioritaskan Pelayanan Humanis dan Ramah.

Lebih lanjut, Wabup Mimik berpesan agar keberadaan fasilitas canggih ini juga diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang amanah dan berorientasi pada kenyamanan pasien. Ia menekankan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada aspek medis semata, melainkan juga sentuhan humanis.

“Orang sakit itu bukan hanya cari obat. Kalau kita melayani dengan ikhlas, memberikan senyuman, keramahan, dan doa, insya Allah itu salah satu obat yang paling mujarab,” ungkapnya.

Mimik juga menginstruksikan kepada seluruh tenaga kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit daerah, untuk senantiasa mengedepankan keramahan dalam melayani masyarakat. Pembangunan rumah sakit, imbuhnya, tidak boleh hanya berorientasi pada kemegahan fisik bangunan, tetapi juga pada tingkat kepuasan dan kenyamanan pasien.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Sidoarjo Barat, dr. Abdillah Segaf Al Hadad, menjelaskan bahwa pihaknya telah menggenjot pemenuhan tenaga kesehatan, alat kesehatan, serta sarana penunjang secara optimal guna menyukseskan operasional instalasi ini.

Saat ini, RSUD Sidoarjo Barat telah menyiapkan 14 mesin dialisis dengan rincian:12 mesin dialisis untuk pasien reguler.1 mesin dialisis khusus pasien hepatitis.

1 mesin dialisis cadangan (backup). Selain kesiapan perangkat medis, pihak manajemen juga telah melatih dokter umum dan perawat secara intensif, serta merampungkan proses kerja sama dengan BPJS Kesehatan melalui tahapan kredensialing.

“Mulai 1 September 2026, Instalasi Dialisis RSUD Sidoarjo Barat telah resmi memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelas dr. Abdillah. Respon positif langsung berdatangan dari publik, terbukti dengan puluhan pasien yang kini telah tertangani secara berkala di rumah sakit tersebut. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA