DAK-DIK-DUK DER!!! Dudung Abdurachman Soroti Celah Korupsi BMG Tentang Jual Beli Titik SPPG???

waktu baca 2 menit
Selasa, 5 Mei 2026 17:19 23 Totok Wahyono

KJN JAKARTAKepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mengungkapkan bahwa banyak celah untuk korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia tak membeberkan secara terperinci, tapi disebutkan salah satunya jual beli titik satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur MBG.

Banyak celahnya, Ya salah satunya saya dapat informasi tentang ada jual beli titik. Ya itu ada itu, salah satunya ya. Nanti akan saya lihat itu jual beli titik,” kata Dudung usai bertemu dengan Wakil Ketua KPK, Agus Joko Pramono di gedung KSP, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, masih ada sejumlah celah korupsi lainnya. Namun, ia masih enggan merinci secara detail.

Dudung menegaskan KSP akan mengecek langsung ke lapangan untuk memeriksa potensi ketimpangan yang ada, termasuk yang berkaitan dengan makanan.

“Ah nanti, banyak, jangan saya buka semua di sini ya,” ujarnya.

“Nanti itu juga akan ada yang kita temukan. Jadi kalau misalnya ditemukan makanannya pun yang kemudian ya inilah yang akhirnya ada keracunan, yang kemudian kualitas dan sebagainya, nanti akan saya cek langsung di lapangan,” lanjut Dudung.

Mantan KSAD itu menyatakan bahwa pihaknya juga akan mengawasi pelaksanaan program prioritas lainnya, seperti Sekolah Rakyat, Kampung Nelayan, hingga Kopdes Merah Putih.

“Ya, Presiden mengarahkan kepada saya, ‘Pak Dudung, coba dicek’. Karena kan program prioritas nasional ini salah satunya adalah untuk memastikan prioritas unggulan dari Bapak Presiden, ya salah satunya MBG, kemudian Koperasi Merah Putih, dan itu nanti akan kita cek. Maka saya akan mengaktifkan kembali berkolaborasi dengan stakeholder terkait,” tuturnya.

“Minta doanyalah. Nanti dan kalau saya temukan, saya akan langsung buka di wartawan. Sampaikan aja siapa pelakunya, siapa yang tidak benar, ya. Karena ini uang rakyat, rakyat harus tahu,” imbuh Dudung.

Dalam kesempatan yang sama, Agus menyebut pihaknya fokus pada upaya pencegahan melalui penguatan tata kelola dan perbaikan sistem dalam program MBG.

KPK, kata Agus, telah memberikan sejumlah rekomendasi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) dan saat ini menunggu tindak lanjut dari instansi terkait.

“Kami dalam posisi pencegahan, banyak hal-hal yang bisa dilihat. Dari governance-nya kami coba awasi. Kemudian sistem-sistem yang selama ini kurang berjalan, kita sudah berikan masukan. Rekomendasi sudah diberikan kepada kepala BGN dan kami menunggu tindak lanjut,” terangnya. (kilat)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA